Jose Mourinho © AFP
Agen Judi Poker Domino - Hristo Stoichkov percaya bahwa Jose Mourinho lebih dari sekedar asisten atau seorang penerjemah, kala Sir Bobby Robson menangani Barcelona.
Bos Chelsea tersebut bekerja bersama Robson di Camp Nou pada tahun 1996 dan ia menikmati sukses di Eropa bersama pria Inggris tersebut. Selama berada di Catalan, Mourinho banyak belajar dan mendapatkan ilmu yang berguna sebagai seorang manajer.
"Saya tidak berpikir bahwa Mourinho hanya sekedar seorang penerjemah atau asisten. Ia sudah menjadi seorang pelatih, namun ia tidak berpikir bahwa dirinya sama bagusnya dengan Robson," tutur Stoichkov padaSport. Lihat juga sebut Khedira Tak Dihargai di Madrid
"Mourinho memahami segalanya. Ia mengetahui segalanya tentang tim kami, dan juga lawan yang akan kami hadapi," pungkasnya.
Zinedine Zidane menyebut Carlo Ancelotti tak ubahnya seperti ayah, yang selalu bersikap sabar kala ia menangani para pemainReal Madrid di dua musim terakhir.
Namun demikian Agen SBOBET IBCBET Ancelotti disebut juga bisa bertindak tegas, jika memang saatnya tepat dan itu memang benar-benar dibutuhkan.
"Ancelotti, ia berbeda. Ia merupakan ayah yang penyabar ketika menghadapi para pemainnya, ia jauh lebih sabar. Namun ia juga tahu bahwa kadang anda harus bertindak tegas," tutur Zidane pada Canal Plus.
"Menangani ego para pemain merupakan hal terberat bagi seorang pemain. Saya tahu seperti apa ruang ganti sebuah tim. Kesulitan menangani beberapa orang, seperti bisnis. Kadang anda harus tegas, dan kadang anda harus membiarkan beberapa orang pemain sendiri. Seorang pemain bisa membuat satu tim tak stabil. Di tim, ada aturan yang harus diikuti," pungkasnya.
Zinedine Zidane mengakui untuk pertama kalinya bahwa ia akan siap andai diminta untuk menjadi bos Real Madrid oleh Florentino Perez.
Sosok berusia 42 tahun itu kini tengah menangani Real Madrid Castilla, namun ia sebelumnya sudah sempat disebut sebagai pengganti Carlo Ancelotti di masa yang akan datang.
"Jika pos pelatih Real Madrid ditawarkan pada saya, saya jelas bakal setuju. Namun ada pelatih yang mengisinya sekarang dan ia melakukan pekerjaan yang sangat bagus, dan saya masih harus terus belajar," tutur Zidane pada Bola Tangkas.
"Apakah saya siap untuk pekerjaan tersebut? Anda tidak akan pernah siap, dan bahkan jika tidak pun, anda masih akan mengatakan ya. Saya tidak membangun karir hanya dalam dua tahun. Ada banyak hal yang bisa terjadi bertahap. Saya belajar banyak dari Carlo dan ia tahu apa yang saya pikirkan tentang dirinya. Ia pelatih sempurna untuk Madrid, terlepas dari apa yang dikatakan oleh banyak orang," pungkasnya.